THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Kamis, 15 Januari 2009

MEMAHAMI KARAKTERISTIK GURU PAI

KETAKWAAN

"Jika lautan menjadi tinta dan perpohonan menjadi kalam untuk mencatat ilmu-Nya, maka

tidaklah cukup meskipun ditambah dengan tujuh kali banyaknya."'


Take time to THINK. It is the source of power

Take time to READ. It is foundation of wisdom

Take time to QUIET. It is the opportunity to seek God

Take time to DREAM. It is the future made of

Take time to PRAY. It is the greatest power on earth



وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوْا وَاتَّقُوْا اللهَ لفَتَحْنَاَ عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَلَكِنَّ كَذَّبُوْا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْذِبُوْنَ

Artinya : Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, Pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (Qs. Al-a’raaf : 96)


يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ وَابْتَغُوْا اِلَيْهِ الْوَسِيْلَةََ وَجَاهِدُوْا فِي سَبيْلِهِ لَعَلَّكُمْ تُفُلِحُوْنَ

Artinya : Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan (qs. Al Maa’idah. 35)


يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا الله وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ ماَ قَدَّمَتْ لِغَدٍْ وَاتَّقُوْا اللهَ إِنَّ اللهَ خَبِيْرٌ بِمَا تَعْمَلُوْنَ

Artinya : Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang Telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Qs al hasyr :18)


مَعْرِفَةُ التَّقْوَى

التَّقْوَى هُوَ إِتَّبَاعُ أَوَامِرِ اللهِ تَعَا لىَ وَاجْتِنَابُ نَوَاهِيْهِ

Ketakwaan adalah mengerjakan apa-apa yang diperintahkan oleh Allah SWT dan menjahui segala larangan-Nya.

Pepatah mengatakan :

Ukuran tubuhmu tidak penting; Ukuran otakmu cukup penting, Ukuran hatimu itulah yang terpenting


(Hati yang jernih dan sucilah yang dibutuhkan untuk mencapai derajat takwa disisi Allah SWT)


Ciri-ciri orang bertakwa :

1. Yang artinya : Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah] gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan

Hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. ( Qs. Al Anfaal : 2 )


2. Seorang yang bertakwa adalah orang yang telah terbentuk dalam dirinya penghayatan bahwa alam kehidupan kekal akhirat lebih baik daripada alam kehidupan fana dunia. ”Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (QS Al-An’aam ayat 32)

3.
Orang bertakwa adalah orang yang lebih mengharapkan pahala atau ganjaran atau reward di akhirat daripada reward atau pahala di dunia. Sebab ia tahu dan
yakin bahwa pahala di dunia bersifat sementara dan artifisial (menipu). Sedangkan pahala di akhirat bersifat kekal dan hakiki. ”Dan sesungguhnya pahala di akhirat itu lebih baik, bagi orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa.” (QS Yusuf ayat 57)

4.
Orang bertakwa sangat bergairah menyambut tawa
ran Allah untuk berkompetisi meraih kesuksesan di akhirat berupa ampunan dan surga-Nya yang seluas langit dan bumi. Orang bertakwa tidak bergairah manakala menyaksikan kompetisi kaum materialis dan sekularis merebut kesuksesan di dunia yang fana dan penuh fatamorgana.


Untuk lebih meningkatkan ketakwaan saya mencoba :

· Tanggal 4-9 Desember 2008 :

@ Shalat tepat pada waktunya

@ Shalat sunnah

@ Mejahui prasangka buruk dan ghibah

@ Tafakkur bi ni’matihi

@ Tilawah Al Qur’an

@ Bersedekah

  • Tanggal 11-16 Desember 2008

@ Shalat tepat pada waktunya

@ Shalat Sunnah

@ Tilawah Al Qur’an

@ Bersedekah

@ Menjahui ghibah

  • Tanggal 18-23 Desember 2008

@ Shalat tepat pada waktunya


@ Shalat sunnah

@ Puasa sunnah

@ Tilawah Al Quran

@ Membaca Al Ma’tsurat dipagi dan sore hari

@ Menjauhi ghibah

@ Bersedekah

  • Tanggal 25-30 Desember 2008

@ Shalat tepat pada waktunya

@ Shalat sunnah

@ Puasa sunnah

@ Bersedekah

@ Tilwah Al Qur’an

@ Menjahui prasangka buruk dan ghibah

@ Zikrullah

@ Membaca Al Ma’tsurat

Pengaruh Program Ketakwaan Pada diri Saya :

@ Lebih mendekatkan diri pada Allah SWT

@ Hidup serasa tenang dan damai

@ Memperoleh keberuntungan

@ Merasakan aman

@ Mejadikan saya rajin beribadah

@ Selalu Istiqamah dijalan-Nya

@ Dapat mengontrol diri dari hal-hal yang buruk

@ Timbul Kreatifitas didalam diri saya


Aku tahu rezekiku tak mungkin diambil orang lain

Karenanya hatiku tenang

Aku tahu, amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain

Maka, aku sibukkan diriku dengan bekerja dan beramal

Aku tahu, Allah selalu melihatku

Karenanya, aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat

Aku tahu, kematian menantiku

Maka, kusiapkan bekal untuk berjumpa dengan Rabb-ku

(Puisi Hasan al Bashri, pada zaman Rasulullah masih hidup)


قُلْ لاَ يَسْتَوِى الخَبِيْثُ وَالطَيَّبَُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الخَبِيْثَِ فَاتَّقُوْا للهَ يَآأُوْلِى الأَلْبَاَبِ

Artinya : Katakanlah: "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, Maka bertakwalah kepada Allah Hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan."(Qs. al ma’idah 100)


. Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Dan Demikianlah kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi dan (Kami memperlihatkannya) agar dia termasuk orang yang yakin.

Ketika malam Telah gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata: "Inilah Tuhanku", tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata: "Saya tidak suka kepada yang tenggelam."

Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata: "Inilah Tuhanku". tetapi setelah bulan itu terbenam, dia berkata: "Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, Pastilah Aku termasuk orang yang sesat."

. Kemudian tatkala ia melihat matahari terbit, dia berkata: "Inilah Tuhanku, Ini yang lebih besar". Maka tatkala matahari itu terbenam, dia berkata: "Hai kaumku, Sesungguhnya Aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan.

Sesungguhnya Aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan Aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.

(Qs.Al an’am 75-79)





Semoga kita termasuk hamba-Nya yang bertakwa,,, Amien,,,

Selasa, 13 Januari 2009

Asmaul Husna


ASMAUL HUSNA


1. Ar Rahman Maha Pengasih The Beneficent

2. Ar Rahim Maha penyayang The Merciful

3. Al maalik Maha Raja The Sovereign Lord

4. Al Quddus Maha Suci The Holy

5. As Salaam Maha Damai The Source of Peace

6. Al Mukmin Maha mengamankan The Guardian of Faith

7. Al Muhaimin Maha Menjaga The Protector

8. Al ‘Aziz Maha Gagah The Mighty

9. Al Jabbar Maha perkasa The Compeller

10. Al Mutakabbir Maha Pembesar The Majestic

11. Al Khaaliq Maha Pencipta The Creator

12.Al Baari’ Maha Penata The Evolver

13. Al Mushawwir Maha Pelukis The Fashioner

14. Al Ghaffaar Maha Pengampun The Forgiver

15. Al Qahhaar Maha Pengunjuk Kekuatan The Subduer

16. Al Wahhaab Maha Penganugerah The Best Tower

17. Ar Razzaaq Maha Penabur Rezeki The Provider

18. Al Fattah Maha membuka Hati The Opener

19. Al ‘Aliim Maha mengetahui The All Knowing

20. Al Qaabidl Maha Pengendali / menahan The constrictor

21. Al Baasiith Maha Memperluas The Expander

22. Al Khaafidl Maha Merendahkan The Abaser

23. Ar Raafi’ Maha Mengangkat The Exalter

24. Al Muizz Maha Membeningkan The Honorer

25. Al Mudzill Maha Menyesatkan The Dishonorer

26. As Saami’ Maha Mendengar The All Hearing

27. Al Bashiir Maha Melihat The All Seeing

28. Al Hakam Maha Menilai The Judge

29. Al ‘Adl Maha Adil The Just

30. Al Lathiif Maha Lembut The Subtle One

31. Al Khaabiir Maha Waspada The Aware

32. Al Haliim Maha Penyantun The Forbearing On

33. Al Adhiim Maha Agung The Great One

34. Al Gafuur Maha Pengampun The All Forgiving

35. Asy Syakuur Maha Mensyukuri The Appreciative

36. Al ‘Aliyy Maha Tinggi The Most High

37. Al Kabiir Maha Besar The Most Great

38. Al Hafiidh Maha Penjaga The Presever

39. Al Muqiit Maha Pemelihara The Maintainer

40. Al Hasiib Maha Pembuat Perhitungan The Auditor

41. Al Jaliil Maha Luhur The Sublime One

42. Al Kariim Maha Mulia The Generous One

43. Ar Raqiib Maha Pembaca Rahasia The Watchful

44. Al Mujiib Maha Pemenuh Do’a The Responsive

45. Al Waasi’ Maha Luas The All Embracing

46. Al Hakiim Maha Bijaksana The Wise

47. Al Waduud Maha Penyiram Kesejukan The Loving

48. Al Majiid Maha Penyondong Kemegahan The Most Glorious One

49. Al Baa’its Maha Membangkitkan The Resurrector

50. Asy Syahiid Maha Menyaksikan The Witness

51. Al Haqq Maha Benar The Truth

52. Al Wakiil Maha Pemanggul Amanat The Trustee

53. Al Qawiyy Maha Kuat The Most Strong

54. Al Matiin Maha Menggenggam Kekuatan The Firm One

55. Al Waliyy Maha Melindungi The Protecting Friend

56. Al Hamiid Maha Terpuji The Praiseworthy

57. Al Muhshiy Maha Menghitung The Reckoner

58. Al Mubdi’ Maha Memulai The Originator

59. Al Mu’iid Maha Mengembalikan The Originator

60. Al Muhyi Maha Menghidupkan The Giver of life

61. Al Mumiit Maha Mematikan Creator of Death

62. Al Hayy Maha Hidup The Alive

63. Al Qayyum Maha Menegakkan The Self Subsisting

64. Al Waajid Maha Menemukan The Finder

65. Al Maajid Maha Mulia The Noble

66. Al Waahid Maha Tunggal The Unique

67. Al Ahad Maha Esa The One

68. Ash Shamad Maha Tidak tergantung The Eternal

69. Al Qaadir Maha Menentukan The Able

70. Al Muqtadir Maha Berkuasa The Powerful

71. Al Muqaddaim Maha Mendulukan The Expediter

72. Al Muakhkhir Maha Mengakhirkan The Delayer

73. Al Awwal Maha Permulaan The First

74. Al Aakhir Maha Akhir The Last

75. Az Zhaahir Maha Jelas dan Menjelaskan The Manifest

76. Al Baathin Maha Ghaib The Hidden

77. Al Waaliy Maha Memberikan The Governor

78. Al Mutawaaliy Maha Meninggikan Most Exalted

79. Al Barr Maha Pembawa Kebaikan Source of all Goodness

80. At Tawwaab Maha Penerima Taubat Acceptor of Repentance

81. Al Muntaqim Maha Menetapakan Batasan The Avenger

82. Al ‘Afuww Maha Pemaaf The Pardoner

83. Ar Ra’uuf Maha Pemancar Kasih Sayang The Compassionate

84. Maalikul Mulk Maha Mempunyai Kerajaan The Eternal Owner of sovereighty

85. Dzul Jalaal wal Ikram Maha Memiliki Kebesaran serta Kemuliaan Lord of Majesty

86. Al Muqsith Maha Menyeimbangkan The Equitable

87. Al Jaami’ Maha Penghimpun The Gatherer

88. Al Ghaniyy Maha Kaya The Self Sufficent

89. Al Mughniy Maha Menganugerahi Kekayaan The Enricher

90. Al Maani’ Maha Mencegah The Preventer

91. Adh Dharr Maha Pemberi Derita The Distresser

92. An Naafi’ Maha Pemberi Manfaat The Propitious

93. An Nuur Maha Bercahaya The Light

94. Al Haadii Maha Pemberi Petunjuk The Guide

95. Al Badii’ Maha Pencipta Keindahan The Incomparable

96. Al Baaqi Maha Kekal The Everlasting

97. Al Waarits Maha Mewarisi segala Hal Inheritor

98. Ar Rasyiid Maha Penabur Petunjuk Guide to Right Path

99. Ash Shabuur Yang Maha Sabar The Patient


Jiwa Kepemimpinan Rasulullah SAW

Pemimpin sejati adalah seseorang yang selalu mencintai dan memberi perhatian kepada orang lain, sehingga ia dicintai. Memiliki integritas yang kuat, sehingga ia dipercayai oleh pengikutnya. Selalu membimbing dan mengajari pengikutnya. Memilki kepribadian yang kuat dan konsisten. Dan yang terpenting adalah memimpin berlandaskan suara hati yang fitrah.

Makfirat adalah modalku,

Akal pikiran adalah sumber agamaku,

Rindu kendaraanku,

Berzikir kepad Allah teman dekatku

Keteguhan perbendaharaanku,

Duka adalah temanku,

Ilmu adalah senjataku,

Ketabahan adalah pakaianku,

Menahan diri adalah pekerjaanku,

Keyakinan perantaraku,

Ketaatan adalah ukuranku,

Berjihad perangaiku,

Dan hiburanku adalah dalam shalatku,

Inilah kepemimpinan Rasulullah SAW, ia berhasil memimpin dunia dengan suara hatinya, dan diikuti pula oleh suara hati pengikutnya,,. Ia bukan hanya pemimpin manusia, ia adalah pemimpin segenap hati manusia. Ia adalah pemimpin abadi. Subhanallah ,,,