"Jika lautan menjadi tinta dan perpohonan menjadi kalam untuk mencatat ilmu-Nya, maka
tidaklah cukup meskipun ditambah dengan tujuh kali banyaknya."'
Take time to THINK. It is the source of power
Take time to READ. It is foundation of wisdom
Take time to QUIET. It is the opportunity to seek God
Take time to DREAM. It is the future made of
Take time to PRAY. It is the greatest power on earth
Artinya : Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, Pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (Qs. Al-a’raaf : 96)
يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ وَابْتَغُوْا اِلَيْهِ الْوَسِيْلَةََ وَجَاهِدُوْا فِي سَبيْلِهِ لَعَلَّكُمْ تُفُلِحُوْنَ
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan (qs. Al Maa’idah. 35)
يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا الله وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ ماَ قَدَّمَتْ لِغَدٍْ وَاتَّقُوْا اللهَ إِنَّ اللهَ خَبِيْرٌ بِمَا تَعْمَلُوْنَ
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang Telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Qs al hasyr :18)
مَعْرِفَةُ التَّقْوَى
التَّقْوَى هُوَ إِتَّبَاعُ أَوَامِرِ اللهِ تَعَا لىَ وَاجْتِنَابُ نَوَاهِيْهِ
Ketakwaan adalah mengerjakan apa-apa yang diperintahkan oleh Allah SWT dan menjahui segala larangan-Nya.
Pepatah mengatakan :
Ukuran tubuhmu tidak penting; Ukuran otakmu cukup penting, Ukuran hatimu itulah yang terpenting
(Hati yang jernih dan sucilah yang dibutuhkan untuk mencapai derajat takwa disisi Allah SWT)
1. Yang artinya : Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah] gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan
Hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. ( Qs. Al Anfaal : 2 )
3.Orang bertakwa adalah orang yang lebih mengharapkan pahala atau ganjaran atau reward di akhirat daripada reward atau pahala di dunia. Sebab ia tahu dan yakin bahwa pahala di dunia bersifat sementara dan artifisial (menipu). Sedangkan pahala di akhirat bersifat kekal dan hakiki. ”Dan sesungguhnya pahala di akhirat itu lebih baik, bagi orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa.” (QS Yusuf ayat 57)
4. Orang bertakwa sangat bergairah menyambut tawa ran Allah untuk berkompetisi meraih kesuksesan di akhirat berupa ampunan dan surga-Nya yang seluas langit dan bumi. Orang bertakwa tidak bergairah manakala menyaksikan kompetisi kaum materialis dan sekularis merebut kesuksesan di dunia yang fana dan penuh fatamorgana.
Untuk lebih meningkatkan ketakwaan saya mencoba :
· Tanggal 4-9 Desember 2008 :
@ Shalat tepat pada waktunya
@ Shalat sunnah
@ Mejahui prasangka buruk dan ghibah
@ Tafakkur bi ni’matihi
@ Tilawah Al Qur’an
@ Bersedekah
- Tanggal 11-16 Desember 2008
@ Shalat tepat pada waktunya
@ Shalat Sunnah
@ Tilawah Al Qur’an
@ Bersedekah
@ Menjahui ghibah
- Tanggal 18-23 Desember 2008
@ Shalat tepat pada waktunya
@ Shalat sunnah
@ Puasa sunnah
@ Tilawah Al Quran
@ Membaca Al Ma’tsurat dipagi dan sore hari
@ Menjauhi ghibah
@ Bersedekah
- Tanggal 25-30 Desember 2008
@ Shalat tepat pada waktunya
@ Shalat sunnah
@ Puasa sunnah
@ Bersedekah
@ Tilwah Al Qur’an
@ Menjahui prasangka buruk dan ghibah
@ Zikrullah
@ Membaca Al Ma’tsurat
Pengaruh Program Ketakwaan Pada diri Saya :
@ Lebih mendekatkan diri pada Allah SWT
@ Hidup serasa tenang dan damai
@ Memperoleh keberuntungan
@ Merasakan aman
@ Mejadikan saya rajin beribadah
@ Selalu Istiqamah dijalan-Nya
@ Dapat mengontrol diri dari hal-hal yang buruk
@ Timbul Kreatifitas didalam diri saya
Aku tahu rezekiku tak mungkin diambil orang lain
Karenanya hatiku tenang
Aku tahu, amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain
Maka, aku sibukkan diriku dengan bekerja dan beramal
Aku tahu, Allah selalu melihatku
Karenanya, aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat
Aku tahu, kematian menantiku
Maka, kusiapkan bekal untuk berjumpa dengan Rabb-ku
(Puisi Hasan al Bashri, pada zaman Rasulullah masih hidup)
Artinya : Katakanlah: "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, Maka bertakwalah kepada Allah Hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan."(Qs. al ma’idah 100)
. Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Dan Demikianlah kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi dan (Kami memperlihatkannya) agar dia termasuk orang yang yakin.
Ketika malam Telah gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata: "Inilah Tuhanku", tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata: "Saya tidak suka kepada yang tenggelam."
Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata: "Inilah Tuhanku". tetapi setelah bulan itu terbenam, dia berkata: "Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, Pastilah Aku termasuk orang yang sesat."
. Kemudian tatkala ia melihat matahari terbit, dia berkata: "Inilah Tuhanku, Ini yang lebih besar". Maka tatkala matahari itu terbenam, dia berkata: "Hai kaumku, Sesungguhnya Aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan.
Sesungguhnya Aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan Aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.
(Qs.Al an’am 75-79)
Semoga kita termasuk hamba-Nya yang bertakwa,,, Amien,,,




.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar